aroundCibubur.com – Selama bertahun-tahun, angka 10.000 langkah per hari jadi semacam “standar emas” buat hidup sehat. Banyak aplikasi kesehatan dan jam pintar bahkan punya fitur khusus buat bantu kita ngejar target ini. Tapi… apakah benar kita harus jalan kaki sebanyak itu setiap hari?
Ternyata, asal usul angka 10.000 langkah bukan dari penelitian medis, lho. Melainkan dari strategi pemasaran alat penghitung langkah (pedometer) asal Jepang yang diberi nama Manpo-Kei, artinya “meteran 10.000 langkah”. Kampanye ini dimulai pada tahun 1965 menjelang Olimpiade Tokyo, dan sejak itu, angka ini nempel di kepala kita semua sebagai ukuran kebugaran yang ideal.
Jalan 8.000 Langkah Juga Sudah Oke Banget
Penelitian terbaru dari Universitas Granada, Spanyol yang dipublikasikan tahun 2023 menyebutkan bahwa 8.000 langkah per hari sudah cukup untuk menurunkan risiko kematian dini secara signifikan, terutama akibat penyakit jantung dan pembuluh darah. Bahkan, tambahan manfaat setelah 8.000 langkah cenderung menurun alias diminishing return.
Para peneliti mengamati data lebih dari 110.000 orang dewasa dari 12 negara dan menemukan bahwa:
- 7.000–9.000 langkah per hari adalah “sweet spot” untuk kesehatan jantung.
- Manfaat kesehatan bisa tetap dirasakan meski langkah harian tidak mencapai 10.000.
- Tidak hanya jumlah langkah, kecepatan berjalan juga memengaruhi hasil. Makin cepat dan konsisten ritmenya, makin bagus dampaknya untuk tubuh.
Metode Jalan Kaki ala Jepang, Hanya 30 Menit Sehari Tapi Efektif Banget
Yang menarik, Jepang—negara yang jadi asal muasal mitos 10.000 langkah—justru memperkenalkan metode baru yang lebih ringan tapi lebih efektif buat tubuh.
Namanya Kenzen Walking. Konsepnya sederhana:
Berjalan cepat selama 30 menit setiap hari tanpa harus menghitung jumlah langkah.
Metode ini fokus pada intensitas sedang hingga tinggi, bukan kuantitas langkah. Jadi bukan sekadar jalan-jalan santai, tapi juga cukup cepat sampai detak jantung naik sedikit. Tujuannya? Untuk merangsang metabolisme, menurunkan gula darah, serta membakar kalori lebih efektif.
Studi di Jepang bahkan menyebutkan bahwa metode ini bisa memberi manfaat hingga 10 kali lipat dibandingkan jalan kaki lambat dengan durasi yang sama.
Jadi, Harus Pilih yang Mana Nih?
Semuanya balik lagi ke tujuan dan kondisi tubuh masing-masing. Tapi kalau kamu tinggal di daerah seperti Kota Wisata Cibubur yang penuh spot hijau dan nyaman buat jalan kaki, metode 30 menit per hari ini bisa jadi solusi praktis untuk gaya hidup sehat.
Cukup luangkan 30 menit tiap pagi atau sore untuk jalan cepat di taman, sekitar kompleks, atau di jalanan yang adem, kamu sudah berinvestasi besar untuk kesehatan jantung dan tubuhmu.
Tips Biar Jalan Kaki Lebih Seru :
– Gunakan sepatu nyaman
– Dengarkan playlist favorit atau podcast
– Ajak teman, pasangan, atau tetangga
– Hindari main HP, fokus pada langkah dan pernapasan
– Pilih rute yang menyenangkan dan aman
Jadi, nggak perlu stres ngejar 10.000 langkah tiap hari. Dengan jalan cepat 30 menit sehari, kita bisa mendapatkan manfaat kesehatan yang sama—bahkan lebih! Yuk, mulai dari sekarang…
KOTA WISATA sehat, warganya kuat!
Tetap semangat bergerak, karena hidup sehat itu pilihan
Kalau kamu punya spot favorit buat jalan kaki di Kota Wisata Cibubur, share dong ke redaksi Around Cibubur! Siapa tahu, jadi inspirasi buat warga lainnya!