Home / Around Us

Kamis, 23 November 2023 - 08:09 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Aplikasi Berbahaya Di Google Playstore

aroundCibubur.com – Sebagian besar pengguna smartphone umumnya tidak memikirkan keamanan suatu aplikasi dan cenderung merasa aman saat mengunduh dan menginstall suatu aplikasi dari Google Playstore.
Google Playstore adalah penyedia aplikasi resmi untuk platform Android, dan semua aplikasi yang masuk di Playstore telah dilakukan pemeriksaan secara meyeluruh oleh Google.
Namun patut disadari, terdapat lebih dari 3 juta aplikasi yang ada di Google Playstore dengan segala keunikannya. Aplikasi ini akan diperbarui secara berkala dan perlu waktu untuk memeriksanya secara menyeluruh. Hal ini yang menjadi celah bagi para pengembang “jahat” untuk menyusupkan aplikasinya dengan malware.

Dikutip dari akun X @CCICpolri, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, bersumber dari keterangan yang di rilis oleh www.kaspersky.com, berikut 3 teratas aplikasi berbahaya, antara lain :
1. iRecorder (50 ribu unduhan), merupakan aplikasi perekam layar untuk telephone pintar Android. Aplikasi ini pertama kali hadir di Google Play Store pada September 2021. Pada November 2022, pengembang aplikasi ini menambahkan beberapa fungsi berbahaya, yaitu kode Trojan akses jarak jauh AhMyth, yang menyebabkan pengguna aplikasi saat merekam suara di microphone, aplikasi tersebut akan mengirim hasil rekaman tersebut ke pengembang setiap 15 menit sekali.  Malware ini ditemukan pada aplikasi tersebut pada Mei 2023 dan telah diunduh lebih dari 50.000 kali saat modusnya terbongkar.

2. Beauty Slimming Photo Editor (620.000 unduhan), merupakan aplikasi foto editor. Pada Mei 2023, para peneliti Kaspersky menemukan bahwa aplikasi ini disusupi Trojan Fleckpe. Malware ini akan diunduh ke perangkat korban tanpa sepengetahuannya saat aplikasi ini dijalankan. Setelah itu, Trojan terhubung ke server command and control dan mengambil data informasi negara, operator seluler yang digunakan hingga data pribadi korban.

3. Black Box Master Diamond (35 Juta unduhan), aplikasi ini adalah klonning dari game Minecraft. Pada April 2023, ada 38 klonning game Minecraft terdeteksi, dengan total 35 juta unduhan. Di dalam aplikasi ini ada adware, yang disebut HiddenAds. Ini tidak menimbulkan ancaman serius namun Adware tersebut dapat mempengaruhi kinerja perangkat dan masa pakai baterai. (Kendra Yudha)

Share :

Baca Juga

Around Us

Angkringan Wiro Sableng, Angkringan Terbaik di Kota Wisata Cibubur

Around Us

DPR RI Butuh 205 Tenaga Ahli, Usia 62 Tahun Boleh Daftar, Ini Syaratnya

Around Us

Pahami Sejak Dini Kanker Serviks

Around Us

Partisipasi Warga Vancouver UB dan Ruko Canadian Broadway Kota Wisata Untuk Korban Gempa Cianjur

Around Us

Katalog Promo Superindo Periode 28 – 30 Juli 2023

Around Us

Cara Validasi PPh PHTB Melalui ePHTB Di Coretax DJP

Around Us

Cara Melihat Profil Caleg Pemilu 2024

Around Us

Pemadanan NIK – NPWP Mundur Ke Pertengahan Tahun 2024